Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat sudah tujuh kali mendapatkan
piala Adipura secara berturut-turut. Tahun ini, Pemkab menargetkan 10
sekolah Adiwiyata. Dengan banyaknya sekolah berwawasan lingkungan
diharapkan bisa memuluskan upaya pemkab meraih adipura kencana. Kepala
BLH Kobar Fahrizal Fitri mengatakan, tahun lalu baru ada satu sekolah
yang bakal dibina menjadi sekolah Adiwiyata.
“Kami bekerjasama dengan
Disdikpora Kobar untuk membidik sekolah Adiwiyata ini. Kami bakal
meminta petunjuknya untuk sekolah-sekolah yang kiranya bisa masuk
klasifikasi,” bebernya.
Ada beberapa kriteria yang menjadi petunjuk untuk masuk kategori
sekolah Adiwiyata, diantaranya kebijakan sekolah, kurikulum berbasis
lingkungan, sarana prasarana pendukung sekolah, serta partisipasi warga
sekolah.
Kebijakan sekolah dapat diimplementasikan dalam visi misi
sekolah dan berbudaya lingkungan maupun kebijakan sekolah untuk
pengalokasian dan penggunaan dana bagi kesehatan yang terkait dengan
masalah lingkungan hidup.
Sedangkan kurikulum berbasis lingkungan
diwujudkan dalam penyampian materi lingkungan hidup kepada para siswa.
Hal ini dapat dilakukan melalui kurikulum secara terintegrasi untuk
memberikan pemahaman kepada siswa tentang lingkungan hidup yang
dikaitkan dengan persoalan lingkungan sehari-hari.
Untuk mewujudkan
sekolah berbudaya lingkungan sekolah perlu melibatkan dalam berbagai
aktivitas pembelajaran lingkungan hidup. Selain itu sekolah juga
diharapkan melibatkan masyarakat sekitarnya melakukan berbagai kegiatan
yang memberikan manfaat baik bagi warga sekolah, masyarakat maupun
lingkunganya.
Dalam mewujudkan sekolah yang perduli dan berbudaya
lingkungan perlu didukung sarana dan prasarana yang mencerminkan upaya
pengelolan lingkungan hidup antara lain pengembangan fungsi sarana
sekolah, penghematan sumber daya alam (listrik, air, ATK), pengembangan
sistem pengelolaan sampah dan lain-lain.
Selain membentuk sekolah
Adiwiyata, BLH juga akan membina perumahan di tingkat RT agar bisa
mengelola sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. “Sebenarnya ujung
tombak masalah kebersihan adalah tingkat perumahan RT. Kalau bisa
diatasi, semuanya bisa berjalan sendirinya . Tapi untuk bisa
mengatasinya ini tentu tidak semudah membalikan telapak tangan, yang
namanya sampah itu tidak ada habisnya. Ada yang perduli dan ada juga
yang abai dengan sampah yang berserakan,” tegasnya.
Peran pasukan
kuning yang setiap hari membersihkan Kota Pangkalan Bun juga menjadi
salah satu penentu. “Kami optimis tahun 2014 bisa mendapatkan piala
adipura kencana. Apabila bisa kita dapatkan kita harus terus kerja keras
lagi untuk bisa mempertahankannya dan membuat masyarakat untuk selalu
berbudaya bersih lingkungan,” pungkasnya.
(sumber radar sampit, 8
januari 2014)
Home »
kabar pendidikan
» BLH Targetkan 10 Sekolah Adiwiyata di Kotawarngin Barat
BLH Targetkan 10 Sekolah Adiwiyata di Kotawarngin Barat
Posted by Unknown
Posted on 19.16
with No comments








0 komentar:
Posting Komentar
No spam, No Flood, No pornografi, No Sara, Thanks.